Langsung ke konten utama

Fenomena Faithfulness Dalam Generasi Muda (Gen-Z) Masa Kini?!!

Dalam sebuah hubungan untuk menjadikan kebahagiaan didalam hubungan tersebut pasti ada tata perilaku yang harus dilakukan dengan sadar dan dengan penuh komitmen diri, kita akan membahas tentang faithfulness (Kesetiaan) dalam konteks perilaku didalam sebuah hubungan sosial antara laki-laki dengan perempuan yang mengambil langkah bersama dan bersatu dengan adanya tujuan didalam sebuah hubungan tersebut. Ini penting dibahas di zaman sekarang karena kemudahan akses internet yang sangat luas, jejaring sosial yang terbuka dengan adanya sosial media didalamnya, bisa menjadikan kebahagiaan dalam hubungan terdistraksi (Terdistraksi adalah kondisi saat perhatian atau fokus seseorang teralihkan dari tugas utama akibat adanya gangguan (distraksi), baik dari faktor internal (pikiran, stres, lapar) maupun eksternal (kebisingan, gawai, notifikasi). Dikutip dari www.halodoc.com
Dalam kondisi yang tidak fokus, selepas banyaknya pilihan paket hidup, pilihan kebahagiaan, pilihan kesempurnaan didalam sosial media, terutama Gen-Z, bisa menjadikan semua yang ada didalam sosial media dijadikan pedoman dia untuk menuntut pasangan mereka, lebih lanjut mari kita bahas. 

Perasaan dari awal akan berubah karena keadaan?
Mengapa kita lebih struggle dalam hubungan percintaan masa kini Dikutip dari www.KlikDokter.com.
Mengapa rasanya Kesetiaan menjadi barang yang langka?
Apa dampak bagi pelaku perselingkuhan?
Apa pentingnya orang yang faithfulness?


Pertama, akan dibahas pertanyaan awal. Apakah perasaan akah berubah karena keadaan? 

Hubungan sosial antara laki-laki dengan perempuan, sudah dilandasi perasaan hati suka sama suka dari awal, karena sudah Komitmen diri untuk mengupayakan adanya jalinan kasih ini, mengupayakan semua dengan adanya tujuan bersama menjadikan perasaan kita terhadap pasangan bisa lebih kuat, walaupun bisa berubah Karena kurangnya komunikasi, banyak pasangan yang melewati masa-masa sulit ini dengan komunikasi yang baik, merawat hubungan dengan membangun komitmen tujuan awal, melakukan aktivitas bersama untuk memunculkan kembali romantisme. Dikutip dari Jurnalposmedia

Kedua, mengapa kita lebih struggle dalam hubungan zaman sekarang?

Didalam hubungan saat ini khususnya hubungan asmara, kesetiaan adalah kondisi emosional yang berharga, dan membutuhkan komitmen aktif, ditengah berbagai godaan, teknologi informasi, kesetiaan bukan lagi sekedar perasaan, melainkan keputusan secara sadar dan komitmen untuk setia pada satu pasangan, menghormati kepercayaan, dan menjaga batasan emosional. Dikutip dari Quora.com

Kesetiaan menjadi barang yang langka di era modern ini disebabkan oleh kombinasi perubahan nilai sosial, tingginya ego pribadi, dan kemudahan akses terhadap pilihan lain. Kesetiaan sering kali dikorbankan demi kenyamanan, kesenangan sesaat, atau kepentingan pragmatis. 

Beberapa alasan utama mengapa kesetiaan menjadi langka;

Pola Pikir "Disposable" (Sekali Pakai): Dalam dunia yang serba cepat, hubungan sering dianggap seperti barang. Ketika terjadi masalah atau kebosanan, banyak orang lebih memilih untuk mencari yang baru (mengganti) daripada memperbaiki atau bertahan (setia).

Mengutamakan Ego dan Kenyamanan Pribadi: Banyak orang setia hanya selama situasi menguntungkan atau nyaman. Ketika tuntutan kesetiaan mulai terasa berat atau tidak menyenangkan, komitmen mudah diabaikan demi ego dan kepuasan pribadi.

Materialisme dan Keserakahan: Hubungan saat ini kerap didasarkan pada materialisme. Loyalitas sering kali goyah jika ada tawaran lain yang dinilai memberikan keuntungan ekonomi atau posisi yang lebih baik.

Kurangnya Akuntabilitas: Kesetiaan membutuhkan akuntabilitas (tanggung jawab). Banyak individu gagal memahami bahwa setia berarti konsisten, meskipun godaan selalu ada.

Dampak Kemudahan Akses (Teknologi): Akses yang mudah terhadap paparan orang baru atau alternatif lain membuat komitmen jangka panjang terasa lebih menantang dibandingkan masa lalu. Dikutip dari Bimas.kemenag.com

Ketiga, Apa dampaknya orang yang tidak setia? Dan mengkhianati pasangannya dan kepercayaan nya?

Orang yang memegang janji dari awal akan mengupayakan semuanya untuk dijalani sampai kapanpun, dengan tujuan bersama. Walaupun banyak kondisi yang memungkinkan bisa untuk selingkuh, tetapi bisa diredam untuk mengingat pasangan nya. Negatif nya bagi korban perselingkuhan mencakup kehancuran kepercayaan, depresi berat, trauma psikologis (PTSD), kecemasan, hingga penyakit fisik akibat stres. Bahkan kematian Dikutip dari halodoc.com

Terakhir, Apa pentingnya orang yang Setia?

Orang yang setia sangat penting karena menjadi fondasi utama kepercayaan, stabilitas emosional, dan komitmen jangka panjang dalam hubungan. Kesetiaan menciptakan rasa aman, menumbuhkan rasa hormat, serta menunjukkan karakter yang kuat dan dapat diandalkan. www.ecdenver.org 

Dalam pandangan rumaysho.com, kesetiaan adalah wujud komitmen dan ketulusan, yang juga bernilai ibadah. Sementara itu, ministry127.com menyoroti bahwa kesetiaan adalah bentuk latihan iman yang menumbuhkan karakter. Bagi yang ingin memahami lebih dalam tentang komitmen, artikel dari steemit.com menjelaskan bahwa loyalitas adalah ketaatan pada komitmen, sementara sumber lain menekankan kesetiaan sebagai teladan hidup.


Semoga kita bisa komitmen diri untuk bisa setia terhadap pasangan kita. Terimakasih semoga bermanfaat. 🤙🏼☺️

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERSAMA : Senja, Kopi, Hujan, Dan Kenangan

  BERSAMA : Senja, Kopi, Hujan, Dan Kenangan      Ku teguk segelas kopi pada senja sore, dengan keadaan hujan, tiada sangka kenangan-kenangan yang lama kembali teringat, sepertinya masih segar dalam ingatan, tetapi entah mengapa selalu berujung lara, dukacita, tanpa arah dan ujungnya, kian menerka bagaikan ombak menggulung ketepian bibir pantai. Ketenangan senja kutemukan. Tetapi hujan yang masih bergemuruh masih risih ku dengar. Tetapi tentang kopi bisa lebih menenangkan diri ini.      Masa-masa yang sulit untuk dilupakan, dan mungkin tidak akan terlupakan. Selagi hayat masih dikandung badan, tidak terlupakan doktrin-doktrin, stimulus-stimulus, perilaku-perilaku, kenangan-kenangan, masa-masa yang membekas di hati. Entah itu kenangan manis sampai pahit sekalipun. Oke lah, boleh terlupakan tetapi tidak sepenuhnya untuk abadi terlupakan, sepenuhnya hilang. Butuh waktu untuk menghilangkan semua itu. Yaa... Betul. Hanya kematian yang memutus semua rekam je...

TENTANG KATA | Apa Saja Bisa Dengan Kata

TENTANG KATA | Apa Saja Bisa Dengan Kata "Hal-hal baik diciptakan dengan kata-kata yang bijaksana, penuh makna, rasa, jiwa, untuk kemudian bisa diaktualisasikan dengan perilaku yang baik untuk kehidupan yang lebih menjiwai."      Beribu untaian kata-kata mutiara berawal dari satu kata, satu kata berawal dari  satu huruf   yang dirangkai menjadi satu kesatuan penuh makna, dengan kata kita bisa menjadikan dunia pada genggaman kita, dengan kata kita bisa hidup bahagia, dengan kata kita bisa berkomunikasi dengan baik, dengan kata kita bisa berbicara, menulis, belajar, belajar.      Kata-kata muncul bisa dari perasaan, keadaan, perasaan membawa kita untuk melakukan sesuatu aktifitas yang membuat kita terdorong untuk memberikan sebuah stimulus bahwa dengan kata, kita bisa mengutarakan apa yang ada dibenak kita dengan leluasa, respon yang diberikan otak bisa menjadi penuh bahagia, hati menjadi stimulus berperan sebagai pengendali perasaan. Sedangkan kead...

Islamic Religious Education in Indonesia: Preserving Identity and Fostering Values

Assalamualaikum Before continuing to read our article, let us introduce ourselves: Here we are in groups and there are 3 students here, the first: 1. Moh. Rama Ilhami 2. Anisa Dwi Lestari 3. Ainindita Febrianti We are here students and female students from the state Islamic university prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto Indonesia, here we are the tarbiyah and teacher training faculty of the Islamic religious education study program, currently carrying out our final assignment for the social media educational subject, Thus our introduction, that's all and thank you. Title: Islamic Religious Education in Indonesia: Preserving Identity and Fostering Values Introduction: Islamic religious education holds a significant place in the Indonesian education system due to the country's large Muslim population. As the world's most populous Muslim-majority nation, Indonesia places great importance on teaching Islam as a core subject in schools. This article explores the key aspects of...